Minggu, 16 Agustus 2020

PAMIT

 

Merangkak dengan terbata, membawa hampa yang tak kunjung reda

Luka itu, telah menyayat dan merampas separuh jiwa

Sang waktu berbisik untuk mengakhiri dan menghapus  jejak yang terlewati

Tanpa akhiran dalam sebuah pamit undur diri

Membangun niat untuk menyelaraskan rasa dan langkah

Menyadarkan arah akan kehadiran yang dibutuhkan saat ada

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Dua Insan

Kita, dua insan dengan status fakir ilmu saling bertumpu dalam do'a  Mari berproses bersama dengan sungguh dalam penantian penuh kesabar...