Merangkak dengan terbata, membawa hampa yang tak kunjung
reda
Luka itu, telah menyayat dan merampas separuh jiwa
Sang waktu berbisik untuk mengakhiri dan menghapus jejak yang terlewati
Tanpa akhiran dalam sebuah pamit undur diri
Membangun niat untuk menyelaraskan rasa dan langkah
Menyadarkan arah akan kehadiran yang dibutuhkan saat ada
Tidak ada komentar:
Posting Komentar