Seolah jiwaku tegar, kuat tanpa sayatan
Sedalam mana rindu ini terpendam?
Riuh akan bayangan yang selalu datang
Kusuguhkan senyum tanpa kejujuran
Batin yang tergores akan indahnya harap
Menyaksikan hadirmu di cahaya rembulan sakral
Tenanglah… jangan mudah jatuh dan beranjak
Kita saksikan suara itu bersatu, tanpa adu
Langkah dan jariku yang selalu menunggu
Di bawah lampu kota sesuai janjimu